Entry: hidup itu pilihan.. Tuesday, September 16, 2008




Hidup itu pilihan... ada saja orang-orang yang memilih untuk tidak bahagia.

 

Dalam hidup ini, manusia selalu di hadapkan oleh pilihan. 2 pilihan atau mungkin lebih. Saat itu lah orang harus mampu memilih dan bertanggung jawab atas pilihannya itu... ada sampe yang bilang kalo lo gak milih, lo gak hidup. Ya.. gue sih gak sepenuhnya sepakat denan pendapat ini. Buat gue, tidak memilih juga merupakan sebuah pilihan. Tinggal bagaimana kita siap untuk menerima konsekuensi dari berbagai macam pilihan yang sudah kita ambil... sehingga kadang gue berpikir. Akan selalu ada jalan untuk bahagia.. mau bahagia atau tidak, terserah ke kita masing-masing.

 

Simplenya adalah, kadang orang susah itu di bikin sendiri. misalnya gini.. kita punya dua pilihan untuk pergi atau nggak pergi ke sebuah pertemuan. Kalau kita terlalu di takutkan terlebih dahulu dengan berbagai macam ketakutan ketakutan yang belum tentu terjadi seperti misalnya, "nanti gimana kalau disana gue bête? Gimana kalau anak2nya gak asik, gimana kalau nanti mereka tahu rahasia gue, gimana kalau.. gimana kalau.. dst." Gue rasa kalau udah ketakutan duluan kayak gitu, kita pasti memilih untuk nggak dateng, atau kalaupun dateng, kita pasti udah bête duluan. Kita pasti udah terlingkupi oleh aura negative (halah bahasa gue). tapi bener loh.. itu yang akhirnya bikin orang2 di sekitar kita malah jadi bête dan suasana jadi gak enak. Ini juga yang bikin suasana yang mestinya menyenangkan, berubah jadi tidak mengenakkan. Orang yang melihat kitapun akan jadi senang dan bersemangat dengan kita.

 

Contoh kasus yang lain adalah. Ada teman yang bercerita kalau temannya yang lain, berpura2 menyukai seorang teman, hanya demi agar dia terlihat punya pasangan.  Memang orang lain akan melihat dia sepertinya bahagia (misalnya dengan menunjukkan kedekatannya dengan pacarnya itu) tapi.. apa yang namanya kebahagiaan bisa datang begitu aja?? dan di paksakan seperti itu? sementara hatinya sendiri tidak untuk pacarnya itu. bahagia muncul dari hati... bukan sesuatu yang di setting atau di paksakan.. kalau dia mau benar2 bahagia ya, mestinya dia tahu dong apa yang seharusnya tidak dia lakukan?? Kecuali yang dia cari adalah kebahagiaan semu, yah?? Ini beda kasus. Cuma menurut gue pun, yang namanya kebahagiaan semu, nggak akan bertahan lama. tergantung sampai kapan kita mau bertahan membohongi diri sendiri??

 

kemaren si kodok sempet tanya balik ke gue, soal quote gue ini.. sekarang kalau dia memilih untuk jadi playboy, terus apa serta merta dia bisa jadi playboy? saat dia sedang ngantuk berat, terus dia memilih untuk tidak ngantuk, apa serta merta ngantuknya itu hilang?? gue bilang ya bisa.. sekarang kalau elo memilih buat jadi playboy, ya tinggal wujudkan keinginan lo itu.. terus klo lo ngantuk dan memilih untuk gak ngantuk, tinggal cuci muka or, malah mungkin tidur, biar gak ngantuk lagi.. semua cuma masalah pilihan, bukan?? simple, kan?


Disini gue jadi belajar soal positif thinking dan pemasangan mindset. Dan ini emang berhasil banget dalam membuat hidup lebih bahagia.  sesuatu bisa rumit kalau di bikin rumit. dan bisa akan sangat mudah, kalau di buat mudah. Awalnya memang susah. Tapi ketika di praktekkan, nggak sesulit itu, kok.. ^_^

 

kemaren, gue sendiri sempet kesel banget, soal sesuatu hal, tapi setelah gue tarik nafas panjang dan melihat masalah dari sisi yang berbeda, gue merasa lebih baik.. ya.. mudah2an bisa selalu mempraktekkannya.. wish me luck, guys.. ^_^


 


   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments